Available courses

197010081996012001 Aat Sriati196005211986031004 Agus Rusmana170710210030 AHMAD RIFA FAUZAN
Teachers

160110202110086 Pendidikan Kewarganegaraan (2021)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtera bagi kita semua.

Kami ucapkan selamat kepada seluruh Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran Angkatan 2021. Selamat Datang di kampus tercinta dan selamat bergabung bersama civitas akademika Universitas Padjadjaran. Di tengah Pandemik Covid-19 yang masih melanda, kita harus tetap bersemangat tinggi dan bermental baja. Apapun kondisinya, proses belajar mengajar harus tetap berlangsung dengan lancar, penuh semangat, dan sukacita. Perkuliahan Jarak Jauh (PJJ) dengan metode dalam jaringan (Daring) adalah solusi yang terbaik yang dapat kita lakukan. Sebagai warga baru di civitas akademika Universitas Padjadjaran, seluruh mahasiswa baru akan menjalani perkuliahan Tahap Persiapan Bersama (TPB) dan juga mata kuliah program studi masing-masing.

Tahap persiapan bersama (TPB) adalah jembatan dalam meningkatkan kualitas mahasiswa baru Universitas Padjadjaran. TPB tahun ini menghadirkan konsep baru dengan mengetengahkan pendekatan Outcomes Based Education (OBE) yang ditujukan sebagai fundamental Pendidikan Karakter. Salah satu mata kuliah yang termasuk dalam rangkaian TPB ini adalah Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). PKn menggunakan pendekatan Inovatif Design Thinking yang dikemas dalam metode Asinkronus dan sinkronus selama perkuliahan.

Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan pada awalnya adalah salah satu mata kuliah wajib umum (MKWU) di perguruan tinggi. Seiring dengan perkembangan zaman, dan semakin meningkatnya tantangan yang dihadapi, maka berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 84 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan mata kuliah wajib pada kurikulum (MKWK) Pendidikan tinggi, maka mata kuliah PKn saat ini posisinya diperkuat menjadi Mata Kuliah Wajib Kurikulum. Mata kuliah ini mengantarkan mahasiswa memantapkan kepribadiannya agar secara konsisten mampu mewujudkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air sepanjang hayat dan juga dapat mengkontekstualisasikan pokok bahasan mata kuliah ke dalam perikehidupan masing-masing. Konten atau materi mata kuliah PKn kami rujuk dari buku ajar Pendidikan Kewarganegaraan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan dan di tambah dengan 17 poin dari Sustainable Development Goals (SDGs) dan Pola Ilmiah Pokok Universitas Padjadjaran.

Perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan dilaksanakan pada Hari Selasa pukul 10.00 – 11.40. Perkuliahan dilaksanakan secara hybrid, yakni kombinasi metode Synchronous yaitu tatap muka melalui media / aplikasi seperti Zoom Meeting atau Google Meet antara mahasiswa dengan fasilitatornya, dan untuk Asynchronous melalui pembelajaran mandiri yang bahan / materinya dapat diakses di Learning Management System – Learning in Virtual Environment Universitas Padjadjaran (LMS LiVE Unpad). Tugas terstruktur dan evaluasi dilaksanakan setiap sesi perkuliahan.

Semoga apa yang diperoleh dalam perkuliahan ini menjadikan saudara sebagai insan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan juga sebagai warga negara yang dapat memberikan manfaat untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, agama, bangsa dan negara.
Selamat belajar, semoga kesuksesan menyertai Anda semua.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

M. Ali Mauludin, S.Pt., M.Si
Koordinator MK. Pendidikan Kewarganegaraan 2021
Mochamad Ali Mauludin

2021 - Agama Islam Agama Islam

PAI merupakan matakuliah yang bertujuan untuk menumbuhkan karakter religius mahasiswa untuk memahami konsep dan secara sadar dan paham untuk mengimplementasikan konsep nilai, akhlaq, dan syari’at agama Islam dalam kehidupannya, dengan sumber rujukan yang benar sesuai dengan Al-Quran, hadits, dan berbagai macam rujukan yang terkait juga tatacara yang sesuai etika akademik dan sunnah.

197107092008121002 R. Ahmad Buchari

2021 - Agama Buddha Agama Buddha

Pendidikan agama Buddha mendorong para mahasiswa beragama Buddha untuk dapat lebih memahami ajaran Sang Buddha (Dhamma) bukan sekedar sebuah teori, melainkan dapat dipraktekkan dan ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Agama Buddha menjadi tempat untuk melihat dan mengkaji kembali (refleksi) atas semua kondisi, gagasan maupun permasalahan yang timbul. Oleh karena itu, pendidikan agama Buddha ini didapatkan melalui rangkaian proses pembelajaran secara mandiri (asinkronus) atas substansi dasar agama Buddha; pembelajaran secara sinkronus melalui diskusi bersama dan pendalaman materi dan atau suatu kasus; serta praktek Dhamma dalam bentuk PPD (Pekan Penghayatan Dhamma) yang dibimbing oleh anggota Sangha

LB-TPB010 dr. Sanjaya Sofian, M. Kes198405112014042001 Valentina Belinda Marlianti Lumbantobing