Mikropaleontologi Kelas C

Mata Kuliah Mikropaleontologi diselenggarakan dengan tatap muka selama 16 kali pertemuan   selama satu semester.  Dengan tatap muka diberikan teori-teori mendasar dari klasifikasi dan  sistematika   fosil foraminifera plangtonik dan bentonik, nannofosil dan palinomor  . Evaluasi hasil belajar dilaksanakan dengan cara review dan observasi.

Continue reading →

Palinologi

Palinologi: Perkuliahan difokuskan untuk melakukan risetyang bernasis Palinologi pada: paleoenvironment

Continue reading →

Eksplorasi Sumberdaya Mineral

Pembahasan matakuliah ini secara garis besar mencakup konsep eksplorasi, diikuti perencanaan dan teknis eksplorasi. Pada bagian teknis ekplorasi dibahas  metode eksplorasi yang digunakan, mulai dari : remote sensing, pemetaan alterasi dan mineralisasi, geokimia, geofisika, pemboran, hingga metode pemodelan serta perhitungan cadangan dan pengenalan software untuk pemodelan dan penghitungan cadangan

Continue reading →

MK 11GEOLOGI DASR

Geologi adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Latin geo (bumi) dan logos (ilmu), sehingga secara harfiah berarti ilmu yang mempelajari tentang Bumi, yaitu merupakan bagian dari ilmu pengetahuan alam. Namun arti tersebut perlu dirinci dan dijelaskan lebih lanjut, karena banyak ilmu pengetahuan (science) lainnya yang juga mengkaji tentang Bumi dengan cara dan maksud  yang …

Continue reading →

HIDROGEOLOGI (Q10A.W52)

Mata kuliah HIDROGEOLOGI bermanfaat untuk membantu mahasiswa dalam memperoleh tentang dasar-dasar pemanfaatan dan penyajian DATA HIDROGEOLOGI berdasarkan prinsip-prinsip pemetaan berdasarkan kaidah yang ditetapkan berdasarkan IAH (International Asociation of Hydrogeology, serta beberapa hal yang berkaitan dengan pengukuran obyek yang ada di permukaan bumi, yang kemudian data tersebut disajikan dalam bentuk peta.

Continue reading →

GEOMORFOLOGI

Mempelajari  prinsip – prinsip   geomorfologi   dalam   kaitannya  dengan  geologi.  Mengidentifikasi  ragam bentangalam. Pemerian klasifikasi bentangalam. Aplikasi bentangalam untuk penelitian geologi. Pemanfaatan teknologi penginderaan jauh untuk mengoptimalkan kajian geomorfologi. Pemetaan geomorfologi.

Continue reading →

Biostratigrafi

Biostratigrafi adalah bagian dari stratigrafi ditinjau dari aspek paleontologi, atau stratigrafi dengan menggunakan metode paleontologi. Konsep biostratigrafi didasarkan pada pengamatan bahwa organisma telah mengalami suksesi berturut-turut sepanjang waktu geologi. Dengan demikian, setiap unit strata dapat ditentukan umur dan ditandai/dicirikan oleh kandungan fosilnya. Biostratigrafi disebut sebagai sub-disiplin geologi sedimen (sedimentary geology) yang berkaitan dengan zonasi biota, …

Continue reading →